{"id":7170,"date":"2021-03-22T08:57:16","date_gmt":"2021-03-22T01:57:16","guid":{"rendered":"https:\/\/partnership.telkomuniversity.ac.id\/?p=7170"},"modified":"2021-03-22T09:19:05","modified_gmt":"2021-03-22T02:19:05","slug":"webinar-peran-critical-occupations-list-col-dalam-pemenuhan-sdm-unggul-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/partnership.telkomuniversity.ac.id\/id\/webinar-peran-critical-occupations-list-col-dalam-pemenuhan-sdm-unggul-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Webinar &#8211; Peran Critical Occupations List (COL) dalam Pemenuhan SDM Unggul di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-7171 aligncenter\" src=\"https:\/\/b1688973.smushcdn.com\/1688973\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Peran-Critical-Occupations-List-COL-dalam-Pemenuhan-SDM-Unggul-di-Indonesia.jpeg?lossy=2&strip=0&webp=1\" alt=\"\" width=\"417\" height=\"235\" srcset=\"https:\/\/b1688973.smushcdn.com\/1688973\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Peran-Critical-Occupations-List-COL-dalam-Pemenuhan-SDM-Unggul-di-Indonesia.jpeg?lossy=2&strip=0&webp=1 300w, https:\/\/b1688973.smushcdn.com\/1688973\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Peran-Critical-Occupations-List-COL-dalam-Pemenuhan-SDM-Unggul-di-Indonesia.jpeg?lossy=2&strip=0&webp=1 1024w, https:\/\/b1688973.smushcdn.com\/1688973\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Peran-Critical-Occupations-List-COL-dalam-Pemenuhan-SDM-Unggul-di-Indonesia.jpeg?lossy=2&strip=0&webp=1 768w, https:\/\/b1688973.smushcdn.com\/1688973\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Peran-Critical-Occupations-List-COL-dalam-Pemenuhan-SDM-Unggul-di-Indonesia.jpeg?lossy=2&strip=0&webp=1 1280w, https:\/\/b1688973.smushcdn.com\/1688973\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Peran-Critical-Occupations-List-COL-dalam-Pemenuhan-SDM-Unggul-di-Indonesia.jpeg?size=180x101&lossy=2&strip=0&webp=1 180w, https:\/\/b1688973.smushcdn.com\/1688973\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Peran-Critical-Occupations-List-COL-dalam-Pemenuhan-SDM-Unggul-di-Indonesia.jpeg?size=360x203&lossy=2&strip=0&webp=1 360w\" sizes=\"auto, (max-width: 417px) 100vw, 417px\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Telkom\u00a0<em>University\u00a0<\/em>\u2013 Telkom\u00a0<em>University<\/em>\u00a0melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 menyelenggarakan seminar dengan tema \u2018Peran\u00a0<em>Critical Occupations List<\/em>\u00a0(COL) dalam Pemenuhan SDM Unggul di Indonesia\u2019. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui aplikasi ZOOM\u00a0<em>Meeting<\/em>\u00a0pada Kamis (18\/03).<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Prof. Dr. Adiwijaya selaku Rektor Telkom\u00a0<em>University<\/em> dalam sambutannya mengatakan bahwaTelkom\u00a0<em>University<\/em>\u00a0fokus pada menciptakan SDM unggul sehingga perlu adanya tambahan bekal untuk menambah kapabilitas.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cProgram pengembangan SDM Indonesia sesuai dengan visi presiden dan salah satu media dalam mengembangkan SDM yang ada yaitu melalui sertifikasi,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Prof. Dr, Adiwijaya juga menambahkan bahwa adanya bonus demografi yang diprediksi terjadi pada 2020-2030 dan melimpahnya tenaga kerja produktif di Indonesia harus dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Saat ini kita sudah masuk pada masa bonus demografi dan harus menghadapi Pandemi Covid-19 secara bersamaan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cPandemi Covid-19 menciptakan disrupsi demografi, ini merupakan tantangan dan Telkom\u00a0<em>University<\/em>\u00a0harus mampu menjawab tantangan tersebut. Telkom University memiliki keinginan dan tanggung jawab, ingin melihat SDM yang dihasilkan dapat men-create masa depan,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si., selaku Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia hadir sebagai\u00a0<em>Keynote Speaker<\/em>. Beliau menjelaskan bahwa saat ini dunia industri menghadapi disrupsi digital.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cBanyak jenis pekerjaan banyak baru berbasis teknologi dan banyak pekerjaan tradisional akan tergantikan. Pandemi Covid-19 mempercepat dampak disrupsi ini, terutama pada penggunaan teknologi,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><em>Profil<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>skills<\/em>\u00a0yang dibutuhkan di masa depan terus berkembang, salah satunya dengan cara mengadaptasi praktik-praktik terbaik sesuai kebutuhan saat ini, sehingga seharusnya menjadi prioritas. Kementerian Ketenagakerjaan sudah melakukan beberapa upaya salah satunya menyediakan pelatihan dan sertifikasi yang mumpuni.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya sangat mengapresiasi acara pada pagi ini dan ini merupakan kolaborasi nyata antara Pemerintah, Institusi Pendidikan dan LSP. Disampaikan bahwa LSP ini memiliki peran yang sangat penting untuk menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi. Saya optimis dan yakin LSP yang ada sudah siap untuk mendukung dan semakin bersinergi dalam menjawab\u00a0<em>Critical Occup<\/em><em>ations List<\/em>. Saya berharap\u00a0<em>Critical Occupations List<\/em>\u00a0ini dapat dilakukan secara rutin dan berkala di Indonesia.\u201d<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pada kegiatan ini juga menghadirkan pembicara Kunjung Masehat, S.H.. M.H., selaku Ketua BNSP. Beliau menjelaskan bahwa BNSP adalah lembaga independen yang dibentuk untuk melaksanakan sertifikasi profesi dan kompetensi kerja dan tahun 2020 Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bekerjasama dengan Bank Dunia (<em>World Bank<\/em>) menciptakan suatu sistem pemantauan keterampilan yang menyelaraskan program pendidikan dan keterampilan terhadap tuntutan dunia usaha serta dunia industri. Langkah yang dilakukan dari sistem pemerintah tersebut adalah\u00a0<em>Critical Occupations List<\/em>\u00a0(COL).<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sistem Nasional Sertifikasi Profesi adalah tatanan\u00a0keterkaitan komponen sertifikasi profesi yang mencakup pembentukan kelembagaan sertifikasi lisensi lembaga sertifikasi, pelaksanaan sertifikasi, normalisasi sertifikasi pengembangan sistem informasi sertifikasi kompetensi dan penjaminan mutu sertifikasi yang sinergis dan harmonis dalam rangka mencapai tujuan pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja nasional. Sedangkan sertifikasi kompetensi kerja, yaitu proses pemberian sertifikasi kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan efektif melalui uji kompetensi yang mengacu kepada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, Standar Nasional dan\/atau Standar Khusus. Sertifikat kompetensi merupakan produk hukum yang menjadi legitimasi (bukti pengakuan) terhadap capaian kemampuan seseorang dalam melakukan pekerjaan tertentu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cSistem nasional sertifikasi profesi dan sertifikasi kompetensi kerja ini bertujuan untuk memberikan contoh, pedoman dan acuan bagi penyelenggaraan sertifikasi kompetensi profesi kerja di semua sektor dan lapangan usaha.\u201d<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bonardio Aldo Tobing selaku Komisioner BNSP\u00a0juga hadir sebagai pembicara. Beliau menjelaskan mengenai <em>Critical Occupations List sebagai<\/em>\u00a0salah satu langkah dalam mengembangkan SDM unggul.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cAda beberapa jenis pekerjaan spesifik yang masuk dalam COL yang mewakili berbagai sektor seperti manufaktur, telekomunikasi dan IT, layanan akomodasi dan makanan, konstruksi, serta jasa ilmiah professional lainnya. COL dapat digunakan untuk menyusun kebijakan pendidikan dan membantu para pembuat kebijakan untuk menentukan investasi-investasi program pelatihan, penyesuaian insentif untuk program pemagangan serta keterampilan-keterampilan lain,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dampak ketidakseimbangan keterampilan di dunia industri atau perusahaan yaitu biaya tinggi, penghasilan rendah, mengurangi daya saing di bawah kapasitas kinerja jangan panjangan dan membatasi investasi. Peran COL dalam mendukung pemenuhan SDM unggul yaitu <em>link and match<\/em>\u00a0diklat dan industri, pengembangan standar kompetensi dan kurikulum, panduan kepada pencari kerja tentang pekerjaan yang masih kekurangan, pengembangan skema sertifikasi kompetensi, pemberian insentif bagi pelatihan vokasi dan tersedianya sumber daya kuantitatif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cAda tiga pilar pengembangan SDM yaitu standar kompetensi, program diklat berbasis kompetensi dan sertifikasi kompetensi. Sehingga pada dunia industri atau perusahaan sekarang ini persaingannya bukan melalui ijazah tetapi skill.\u201d<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bonardio Aldo Tobing juga menjelaskan mengenai langkah kerja Peta Okupasi, yaitu identifikasi ketersediaan standar kompetensi, identifikasi modul pelatihan dan pendidikan berbasis kompetensi serta kesiapan Lembaga Diklat berbasis kompetensi, identifikasi komitmen Asosiasi Industri dan Asosiasi Profesi dalam pengembangan sertifikasi kompetensi, pengembangan skema sertifikasi, pengembangan LSP dan pelaksanaan sertifikasi.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cDengan adanya peta okupasi ini diharapkan mampu mempercepat sertifikasi kompetensi dalam <em>Critical Occupations List<\/em>\u00a0dalam pemenuhan SDM Unggul di Indonesia.\u201d<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Telkom\u00a0University\u00a0\u2013 Telkom\u00a0University\u00a0melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 menyelenggarakan seminar dengan tema \u2018Peran\u00a0Critical Occupations List\u00a0(COL) dalam Pemenuhan SDM Unggul di Indonesia\u2019. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui aplikasi ZOOM\u00a0Meeting\u00a0pada Kamis (18\/03). Prof. Dr. Adiwijaya selaku Rektor Telkom\u00a0University dalam sambutannya mengatakan bahwaTelkom\u00a0University\u00a0fokus pada menciptakan SDM unggul sehingga perlu adanya tambahan bekal untuk menambah kapabilitas. \u201cProgram pengembangan SDM [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"wds_primary_category":0,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-7170","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-latest-news"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pbOiDC-1RE","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/partnership.telkomuniversity.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7170","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/partnership.telkomuniversity.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/partnership.telkomuniversity.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/partnership.telkomuniversity.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/partnership.telkomuniversity.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7170"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/partnership.telkomuniversity.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7170\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7174,"href":"https:\/\/partnership.telkomuniversity.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7170\/revisions\/7174"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/partnership.telkomuniversity.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7170"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/partnership.telkomuniversity.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7170"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/partnership.telkomuniversity.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7170"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}